Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Agustus 2013

Perjalanan Sukses Android Dari Tahun ke Tahun

Sistem operasi Android sekarang telah menguasai 80% pasar smartphone dunia dan menggerus pangsa pasar milik iPhone, dari 16% pada tahun lalu menjadi hanya 13% tahun ini. Bagaimana usaha Android hingga berkembang seperti saat ini?

2003
Android mulai berdiri menjadi sebuah perusahaan pada tahun 2003. Perusahaan itu didirikan oleh Andy Rubin dan beberapa orang terkenal lainnya yang punya nama besar di dunia teknologi mobile. Android dirancang untuk perangkat lunak ponsel dan kamera digital.

2005
Pada tahun 2005, Google membeli perusahaan Android. Andy Rubin dan timnya pun ikut ditarik Google untuk membuat sistem operasi Android bisa berjalan di perangkat ponsel pintar (smartphone).

2008
Tahun 2008, Google menggandeng operator T-Mobile meluncurkan smartphone pertama Android bernama G1. Handset tersebut dibuat oleh vendor asal Taiwan, HTC yang juga diberi nama HTC Dream.

2009
Android kemudian tumbuh pesat pada bulan November 2009 dengan meluncurnya Motorola Droid. Smartphone buatan Motorola dengan sistem operasi Android 2.0 Donut itu dipasarkan lewat operator Verizon.

Kala itu, Android mendulang panen besar karena Verizon memasarkannya secara eksklusif disebabkan Verizon tak memasakan iPhone. Belum lagi, handset itu diklaim mendorong tren yang berbeda dengan smartphone besutan Apple, hadirnya keyboard fisik di Motorola Droid.

2010
Pada Januari 2010, Google pun meluncurkan smartphone pertamanya bernama Nexus One. Perusahaan situs mesin pencarian itu berusaha untuk menyetir tren pasar pada model baru dengan berbagai fitur canggih di dalamnya.

Nexus One dipasarkan dengan harga USD 529 atau sekitar Rp 5,3 jutaan. Sayangnya, penjualannya yang kurang baik membuat Google menghentikan produksinya tak lama setelah peluncurannya di bulan Juli 2010.

Meskipun Nexus One gagal di pasaran, tahun 2010 tetap dianggap sebagai tahunnya Android. Samsung yang pertama kalinya memperkenalkan smartphone Galaxy S mendapat sambutan yang baik dari pasar dan membuatnya populer dengan cepat. Perusahaan asal Korea Selatan itu hingga saat ini telah menjual lebih dari 100 juta unit smarpthone keluarga Galaxy.

Namun, HTC tak mau membiarkan Samsung tampil menarik sendirian di pasaran. Perusahaan asal Taiwan itu meluncurkan EVO 4G pada bulan Juni di tahun yang sama. Handset itu digadang-gadang sebagai alternatif terbaik dari smartphone ikonik buatan Apple, iPhone.

Pada tahun 2010, Android juga berhasil menggeser iOS yang dipakai iPhone di pasar Amerika Serikat. Saat itu, Research in Motion (RIM) dengan BlackBerry OS masih bertahan menjadi penguasa di pasar smartphone global.

Google kembali mencoba peruntungannya dengan meluncurkan produk smartphone berlabel Nexus. Namun, perusahaan asal Mountain View itu menggandeng Samsung untuk membuatkan smartphone dengan nama Nexus S. Handset tersebut tak berbeda jauh dengan desain yang dipakai pada Galaxy S, pembeda utamanya adalah sistem operasi Android 2.3 Gingerbread yang pertama kali digunakannya.

2011
Tak puas di pasar smartphone, Google mulai merambah ke pasar tablet dengan Android 3.0 Honeycomb pada awal tahun 2011. Sayangnya, penjualan Motorola Xoom yang jadi pionir jajaran tablet berbasis Android Honeycomb kurang baik diterima pasar.

Laju Android terus melesat. Di tahun 2011, Google berhasil mengalakkan RIM melalui Android. Android melewati pangsa pasar milik BlackBerry di pasar AS tahun 2011. Sejak saat itu, pangsa pasar BlackBerry terus merosot dan tergerus oleh Android dan iOS.

Perubahan terbesar di Android terlihat mencolok pada November 2011 ketika Android 4.0 Ice Cream Sandwich (ICS) digulirkan. versi baru Android itu dibuat dengan merek dan tampilan baru. ICS dibuat untuk bisa dipakai pada perangkat smartphone maupun tablet.

Di waktu yang bersamaan, Samsung mulai meluncurkan kampanye pemasaran besar-besaran untuk menyerang Apple. Sejak saat, Samsung telah mengeluarkan uang puluhan milyar dolar untuk menjaring pasar. Usahanya tak sia-sia, perusahaan itu sukses menjadi perusahaan pembuat smartphone terbesar di dunia dan menjadi produsen ponsel Android paling populer.

2012
Tapak kaki Samsung dengan Android semakin kuat di pasar smartphone. Samsung melahirkan Galaxy S3 di tahun 2012 yang menjadi salah satu smartphone paling laris di pasaran hingga saat ini.

Musim panas tahun lalu, Android meluncurkan versi terbaru yang dikenal sebagai Android 4.1 Jelly Bean. Google menambahkan kekuatan di dalamnya dengan kehadiran Google Now, asisten virtual yang bisa menampilkan suara yang diklaim lebih baik dari Siri iPhone. Jelly Bean terus dikembangkan hingga versi 4.3.

Pendekatan sangat baik yang dilakukan Google pada Android diakui banyak pihak lebih baik dibandingkan Apple pada iOS. Pembuat hardware bisa menggunakan Android dengan gratis di berbagai produk buatannya, ini tidak terjadi di iOS yang dilabeli 'eksklusif' oleh Apple.

Google yang juga memberikan dukungan seperti layanan Gmail, Google Now, dan Google Maps membuat para pembuat hardware lebih enak menggunakan platform buatan Google itu. Banyak produsen yang akhirnya rela menggunakan platform robot hijau, bahkan para pembuat perangkat ponsel dengan harga murah.

Kini, smarpthone dan tablet yang berjalan di atas sistem operasi Android sudah sangat membanjiri pasar. Berbagai platform mobile yang ada di pasaran seperti Windows Phone, BlackBerry, Bada, Symbian hingga iOS harus rela berada di bawah Android di urutan penguasa pasar platform mobile.

Selasa, 07 Mei 2013

Google & BlackBerry Bangun Data Center di Indonesia

Bisnis data center digadang-gadang bakal jadi salah satu primadona di Indonesia. Terlebih, kebijakan pemerintah mendukung hal tersebut, dimana para raksasa teknologi asing 'dipaksa' untuk membangun data centernya di Tanah Air.

Menurut Dimitri Mahayana, Chairman Sharing Vision, PP 82 tahun 2012 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) menetapkan para penyelenggara layanan publik berbasis sistem elektronik seperti Research In Motion (RIM), Google dan lainnya berkewajiban membangun data center dan disaster recovery center di Indonesia.

Berikut bunyi Pasal 17 dan 39 PP 82 tahun 2012 UU ITE:

Pasal 17

1. Penyelenggara Sistem Elektronik untuk pelayanan publik wajib memiliki rencana keberlangsungan kegiatan untuk menanggulangi gangguan atau bencana sesuai dengan risiko dari dampak yang ditimbulkannya.

2. Penyelenggara Sistem Elektronik untuk pelayanan publik wajib menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di wilayah Indonesia untuk kepentingan penegakan hukum, perlindungan, dan penegakan kedaulatan negara terhadap data warga negaranya.

3.Ketentuan lebih lanjut mengenai kewajiban penempatan pusat data dan pusat pemulihan bencana di wilayah Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur oleh Instansi Pengawas dan Pengatur Sektor terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan setelah berkoordinasi dengan Menteri.

Pasal 39

1.Penyelenggara Agen Elektronik wajib:memiliki rencana keberlangsungan bisnis termasuk rencana kontingensi yang efektif untuk .....
f. memastikan tersedianya sistem dan jasa Transaksi Elektronik secara berkesinambungan; dan
g. memiliki prosedur penanganan kejadian tak terduga yang

"Dilihat dari aturan tersebut sudah jelas bahwa perusahaan seperti RIM, Google, dan lainnya, harus membangun data centernya di Indonesia," jelas Dimitri, saat ditemui detikINET beberapa waktu lalu.

Memang hal itu tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat, melainkan bertahap. Pada tahun 2013 misalnya, menjadi fase pendaftaran dan persiapan sedangkan masa peralihan bisa sampai lima tahun lamanya.

Nah, pertanyaan yang kemudian muncul adalah, apakah Google cs mau membangun data center di Indonesia? Kenapa Tidak!

Dimitri memaparkan, suka tidak suka, jika ingin tetap beroperasi di Indonesia maka vendor global itu harus mengikuti aturan yang ada, terlebih RIM si pembesut BlackBerry. Vendor asal Kanada itu dinilai harus sadar diri bahwa Indonesia menjadi pasar yang sangat penting bagi kelanjutan bisnisnya.

Sebab, pamor BlackBerry di negara lain terus tergerus. Sementara di Indonesia, BlackBerry masih cukup digandrungi di berbagai kalangan pengguna.

Alasan berikutnya adalah, RIM & Google cs tak bisa berkilah jika di Indonesia tidak tersedia layanan data center yang reliable. Buktinya, para pemain data center global seperti Equinix telah masuk ke Indonesia. Selain itu, pemain lokal pun rasanya tak kalah.

"Dengan kedatangan pemain global, maka para pemain (data center) lokal terpaksa harus meningkatkan layanannya dan memastikan keberadaan Disaster Recovery Center untuk layanan-layanannya di dalam Indonesia juga," lanjut Dimitri.

Pria yang juga dosen ITB ini menambahkan, kebutuhan data center di Indonesia dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari peningkatan broadband, IT lifestyle dan IT services, penggunaan transaksi perbankan elektronik, e-learning, penerapan layanan IT dalam logistik, air-port, sea-port, dry-port, penerapan layanan IT dalam perhotelan dan tourism, penerapan layanan IT dalam kedokteran dan farmasi (e-health), dan lainnya.

Sharing Vision memprediksikan pertumbuhan bisnis data center di Indonesia tahun 2012 (YoY) adalah double digit atau di atas 10%. "Sementara untuk periode 2013-2015 nilai bisnis data center di Indonesia bisa menyeberangi Rp 2,5 triliun.

Survey Sharing Vision ke berbagai perusahaan di Indonesia menunjukkan adanya kecenderungan perusahaan di Indonesia untuk menggeser pengadaan disaster recovery centernya dari inhouse menjadi outsource dan colocation.


"Namun satu hal yang khas, tampaknya perusahaan-perusahaan besar belum terlalu berani menggeser data center atau disaster recovery center ke dalam layanan berbasis cloud, walaupun secara global hal ini terjadi," pungkasnya.


Langkah Pemain Global

Equinix, perusahaan data center asal Amerika Serikat, pada Oktober 2012 lalu mulai mengekspansi bisnisnya di Indonesia dengan menghadirkan data center kelas Tier 4 yang biasa digunakan oleh raksasa internet global seperti Google, Facebook, dan lainnya.

Dalam kemitraannya dengan PT Data Center Infrastructure (DCI), Equinix akan mengoperasikan sebuah data center baru di Jakarta yang bisa melayani pelanggan lokal dan global dengan layanan co-location, interkonektivitas, dengan menggunakan Platform Equinix.

Data center baru ini akan dibangun dalam beberapa tahap dan akan menyediakan kapasitas sekitar 6.000 m2 dan 1.250 cabinet saat tahap satu selesai dibangun di akhir 2012.

"Hal ini memungkinkan pelanggan untuk memperluas jejak data center mereka di Asia Pasifik dan di seluruh dunia. Sebab, sejauh ini kami sudah memiliki 105 lokasi data center yang tersebar di 13 negara," imbuh Clement Goh, Managing Director, Equinix South Asia.

Selain Equinix, pemain data center asing lain yang telah mengekspansi Indonesia adalah Cyber Complete Secure Facilities (CSF) yang berasal dari Malaysia.

Penyedia data center kelas Tier 3-4 ini telah menangani lebih dari 200 pengadaan data center di Malaysia, Vietnam, Thailand dan berencana untuk berekspansi ke China dan India

Cyber CSF sendiri adalah perusahaan joint venture CSF Group bersama PT Karya Graha Nusantara untuk membangun fasilitas data center di Jakarta.

Inilah Data Center Facebook Baru

Facebook berencana membangun sebuah proyek pusat data $ 1 miliar dalam Altoona, Iowa, yang akan mencakup 1,4 juta kaki persegi dan berfungsi sebagai apa perusahaan mengatakan akan [Update 4/23 "pusat data yang paling maju di dunia.": Facebook kini telah resmi mengumumkan Iowa pusat data baru. Facebook mengatakan "Kami berencana untuk memecah tanah musim panas ini dan berharap untuk mulai melayani lalu lintas pengguna pada tahun 2014."]


The Des Moines Register, mengutip sumber-sumber di badan legislatif negara bagian, kata pusat data, kode-bernama "Catapult," akan dibangun dalam dua tahap $ 500.000.000. Ketika selesai total biaya data center ini diharapkan dapat mencapai $ 1,5 miliar. Sebagai bagian dari kesepakatan, Facebook juga mencari energi kredit pajak produksi angin yang akan memerlukan tindakan legislatif.

The Des Moines Register laporan lebih lanjut bahwa "Iowa Pengembangan Ekonomi Badan Otorita dan Dewan Kota Altoona diperkirakan akan mempertimbangkan insentif untuk proyek pada hari Selasa. Para pemimpin negara telah berulang kali menolak berkomentar tentang proyek. Facebook juga telah menolak berkomentar. "

Iowa telah bersaing keras untuk itu dengan Nebraska selama beberapa bulan terakhir.


Register laporan bahwa fasilitas Facebook akan berlokasi di apa yang disebut "koridor pusat data," karena akses ke sistem interstate yang luas serat optik kabel yang sudah terpasang di dalam kota dan berjalan di sepanjang Interstate Highway 80. Hal ini di dekat dengan daya yang memadai dan air bersih. Tanah terjangkau dan memiliki risiko bencana alam rendah. Hal ini dapat diakses dengan jalan raya antarnegara.

Facebook telah muncul sebagai pemimpin untuk bagaimana pusat data dikembangkan. Seperti banyak perusahaan skala Internet, Facebook mengembangkan metode sendiri untuk membangun keluar pusat data dan server yang masuk dalam pabrik-pabrik besar digital. Ini diwujudkan dalam Open Compute Project, yang Facebook telah mendorong untuk mendapatkan lebih banyak inovasi dan efisiensi dalam membangun pusat data out. Ini melibatkan segala sesuatu dari pemanasan dan pendinginan dengan cara rak dirancang untuk menahan server blades. Mereka bahkan memiliki sebuah pusat sesi hack data pada acara OpenCompute terakhir.


Pusat data juga menjadi simbol dari konsekuensi sosial dan politik yang datang dengan membangun keluar bentuk baru infrastruktur diprogram. Pusat-pusat data yang nyata, representasi fisik dari Internet dan cara kita menggunakan data. Dan meskipun mereka mempekerjakan relatif sedikit orang, kehadiran mereka memberikan daerah, seperti di Iowa, dengan cara mentransformasi ekonomi mereka di luar pertanian dan akar industri.

Facebook saat ini memiliki pusat data di Oregon dan North Carolina. Facebook tidak bisa dihubungi untuk memberikan komentar.

Kamis, 18 April 2013

Anggota DPR Akan Hapus UN Tahun Depan

Sejumlah Anggota Komisi X Bidang Pendidikan DPR Ahmad Zainuddin mengatakan, setiap tahun pelaksanaan Ujian Nasional (UN) selalu bermasalah. Bahkan pelaksanaan tahun ini dia nilai amburadul, mulai dari proses persiapan hingga pelaksanaan terus bermasalah.

"Saya merekomendasikan ujian nasional dihapus. Kalau pemerintah bertahan, format ujian diganti," kata dia ketika dihubungi merdeka.com, Senin (15/4).

Zainuddin menjelaskan, kalau hanya sekedar ingin mengetahui kualitas pendidikan nasional, pemerintah tidak perlu melakukan UN. Pemerintah cukup membuat sampel ujian ke beberapa daerah.

Apabila Pemerintah tetap ingin melaksanakan UN, dia melanjutkan, format bisa diganti. Misalnya, menyerahkan pelaksanaan ujian kepada satuan kerja. Biarkan sekolah membuat soal karena mereka paling tahu kondisi anak didik mereka.

"Meski ada UNAS, toh nanti setelah lulus, ketika mau masuk perguruan tinggi juga dites lagi," terangnya.

Zainuddin mengimbuhkan, beberapa ujian di negara lain dilakukan oleh badan khusus (Exam Board). Ujian itu dilakukan pada masing-masing wilayah dan hasilnya sangat bagus, baik dari sisi pelaksanaan maupun hasil penilaiannya.

Model ini sudah dilakukan di Amerika maupun India. Ujian tidak dilakukan secara nasional karena dianggap tidak adil bagi siswa minoritas dan setiap negara bagian memiliki standar yang berbeda.

"Mereka melakukan ujian untuk wilayah masing-masing yang disebut exit exam. Dengan demikian dari tingkat kesiapan pelaksanaan ujian bagi siswa pun lebih baik", ucapnya.

Oleh sebab itu Zainuddin meminta agar pemerintah mau mengatur ulang sistem ujian nasional bagi siswa.

"Jumlah 33 provinsi yang ada saat ini tentu memiliki standar mutu yang berbeda, dan hal ini sangat dimungkinkan penerapan ujian dapat dilaksanakan pada tiap daerah. Adapun teknis pelaksananya dapat dilakukan oleh lembaga Independent yang dapat diawasi oleh pemerintah dan DPR", pungkasnya.

Kalau UN Dihapus, SD ke SMP Seperti Naik Kelas

Rencana penghapusan Ujian Nasional untuk jenjang sekolah dasar didukung oleh pandangan bahwa jenjang SD dan sekolah menengah pertama merupakan satu kesatuan wajib belajar 9 tahun. Menteri pendidikan dan Kebudayaan M Nuh mengatakan pandangan ini akhirnya memandang bahwa proses lulus dari kelas VI ke kelas VII layaknya kenaikan kelas saja.

"Lulusan SD masuk SMP itu menjadi kelas VII, jadi seperti kenaikan kelas sesama satu jenjang namanya jenjang pendidikan dasar. Mereka ada yang memiliki pemikiran UN di SD itu sebaiknya ditiadakan karena ini menjadi satu paket sesama pendidikan dasar," katanya di sela acara 'Pergelaran Anak Negeri' di kompleks Taman Wisata Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Sabtu (2/3/2013) malam.

Nuh mengatakan UN untuk jenjang SD baru bisa dievaluasi untuk penyelenggaraan tahun depan. Namun, pada tahun ini, UN tetap akan digelar. Pasalnya, evaluasi UN merupakan bagian dari penerapan Kurikulum 2013 yang baru akan dilakukan pada pertengahan Juli mendatang.

"UN 2013 besok tetap untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK seperti biasanya, hanya yang membedakan ada 20 variasi soal," tuturnya.

Menurut Nuh, UN tetap diperlukan untuk melihat hasil dari proses pendidikan yang telah dijalani. UN, lanjutnya, adalah output atau hasil sementara rapor adalah penilaian terhadap proses yang berlangsung sehari-hari.

Nuh pun menjelaskan bahwa saat ini, kementerian tidak ingin mempertentangkan hal yang lebih penting antara proses dan hasil. Kementerian, katanya, terus mencari cara untuk memperkuat dua basis penilaian tersebut.

Koalisi Guru Tuntut UN Dihapus

Karut-marut pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2013 tentu merisaukan berbagai pihak. Mulai dari tertukarnya soal, kekurangan soal, hingga yang terparah penundaan UN di 11 provinsi Indonesia bagian tengah.

Menanggapi berbagai kejadian tersebut, Federasi Serikat Guru Indonesia (FGSI), Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), dan Ikatan Guru Indonesia (IGI) sepakat meminta kepada Presiden untuk menghentikan UN.

"Kami menuntut Presiden segera memerintahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tidak menyelenggarakan kembali UN di tahun depan. Ini adalah UN terakhir," ujar Sekretaris Jenderal FSGI Retno Listyarti di Kantor Indonesia Corruption Watch (ICW), Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (16/4/2013).

Dia menilai, penyelenggaraan UN berbiaya tinggi tapi tidak mengukur kualitas pendidikan Indonesia yang sebenarnya. Selain itu, lanjutnya, kebijakan UN jelas ilegal dan tidak menghormati keputusan Mahkamah Agung (MA).

Senada dengan Retno, Sekretaris Jenderal (Sekjen) FGII Iwan Hermawan menyatakan, UN pun harus dihapuskan. Dan untuk menghapus UN, katanya, Presiden harus mengamandemen Peraturan Pemerintah (PP) 19 Tahun 2005 Pasal 66 ayat 1 yang menjadi landasan Kemendikbud untuk menyelenggarakan UN.

"UN seperti penyakit kronis. Tiap tahun diobati tapi justru menimbulkan penyakit baru. Untuk menghapus UN, maka Presiden harus mengamandemen PP 19 thn 2005 pasal 66 ayat 1 yang meliputi penilaian hasil belajar berdasarkan UN yang menjadi landasan Kemendikbud," kata Iwan.

Sementara itu, anggota IGI Itje Choditjah menyatakan, pelaksanaan UN tanpa memperhatikan layanan pendidikan bertaraf nasional yang menjadi hak peserta didik sama saja kamuflase atas kegagalan pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah harus memenuhi hak tersebut sebelum melakukan pengujian secara nasional melalui UN.

"Masalah yang penting adalah bagaimana Kemendikbud memberikan layanan pendidikan bertaraf nasional kepada peserta didik. Sementara yang harusnya menguji melalui UN adalah badan lain," ungkap Itje.

Selasa, 16 April 2013

Beginilah Cara Wildan Bobol Situs SBY


Wildan Yani Ashari alias Yayan tak ubahnya mereka yang memiliki hobi menggunakan kecanggihan teknologi informasi. Pemuda kelahiran Balung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, 18 Juni 1992, itu biasa menyalurkan kemampuannya di Warung Internet (Warnet) Surya.Com di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Kebonsari, Jember.

Wildan bukan pakar teknologi informatika. Dia lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Balung 2011 jurusan teknik bangunan. Namun pekerjaannya sebagai penjaga sekaligus teknisi di Warnet CV Surya Infotama milik saudara sepupunya, Adi Kurniawan, membuat Wildan mengenal lika-liku internet. Wildan pun memilih tidak melanjutkan pendidikannya ke tingkat perguruan tinggi.

Kamis kemarin, 11 April 2013, Wildan mulai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jember. Dia bukan terdakwa biasa. Wildan menjadi pesakitan karena meretas situs pribadi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, http://www.presidensby.info.

Seperti dipaparkan tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jember, Wildan melakukan aksinya di Warnet tersebut pada pertengahan 2012 hingga 8 Januari 2013.

Bermodalkan perangkat komputer billing yang biasa digunakannya sebagai penerima bayaran dari para pengguna internet, Wildan yang menggunakan nickname MJL007 mulai mengutak-atik laman www.jatirejanetwork.com dengan IP address 210.247.249.58.

Laman www.jatirejanetwork.com yang dikelola Eman Sulaiman bergerak di bidang jasa pelayanan domain hosting. Wildan yang biasa dipanggil Yayan mencari celah keamanan di laman itu. Kemudian melakukan SQL Injection atau Injeksi SQL, teknologi yang biasa digunakan para peretas atau hacker agar bisa mendapatkan akses ke basis data di dalam sistem.

Wildan lantas menanamkan backdoor berupa tools (software) berbasiskan bahasa pemrograman PHP yang bernama wso.php (web sell by orb). Dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi, dengan mekanisme backdoor yang ditanamkannya, hacker bisa melakukan compromise, yakni melakukan bypass atau menerobos sistem keamanan komputer yang diserang tanpa diketahui oleh pemiliknya.

Wildan pun mengutak-atik laman www.techscape.co.id yang memiliki IP address 202.155.61.121 dan menemukan celah keamanan. Wildan berhasil meretas server yang dikelola CV. Techscape itu dan memasuki aplikasi WebHost Manager Complete Solution (WMCS) pada direktori my.techscape.co.id.

Pada November 2012, Wildan mulai mengakses laman www.jatirejanetwork.com yang telah diretasnya. Menjalankan aplikasi backdoor yang telah dia tanam sebelumnya, Wildan menggunakan perintah command linux: cat/home/tech/www/my/configuration/.php, hingga akhirnya berhasil mendapatkan username dan kata kunci dari basis data WHMCS yang dikelola CV. Techscape.
Setelah itu, anak bungsu pasangan Ali Jakfar- Sri Hariyati itu menjalankan program WHMKiller dari laman www.jatirejanetwork.com untuk mendapat username dan kata kunci dari setiap domain name yang ada. Dia pun memilih domain dengan username: root, dan password: b4p4kg4nt3ngTIGA dengan port number: 2086.

Dengan username dan kata kunci tersebut, Wildan lantas menanamkan pula backdoor di server www.techscape.co.id, pada pukul 04.58.31 WIB pada 16 November 2012.

Agar backdoor tersebut tidak diketahui admin, Wildan merubah nama tools menjadi domain.php dan ditempatkan pada subdirektori my.techscape.co.id/feeds/, sehingga Wildan bisa leluasa mengakses server www.techscape.com melalui URL: my.techscape.co.id/feeds/domain.php. "Untuk mengakses itu, dia sudah memiliki password yayan123," kata salah seorang anggota JPU, Lusiana.

Kemudian pada 8 Januari 2013 Wildan mengakses laman www.enom.com, sebuah laman yang merupakan domain registrar www. techscape.co.id, hingga berhasil melakukan log in ke akun techscape di domain registrar eNom. Inc yang bermarkas di Amerika Serikat. Dari situlah Wildan mendapatkan informasi tentang Domain Name Server (DNS) laman www.presidensby.info.

Setidaknya ada empat informasi penting berupa data Administrative Domain/Nameserver yang dia dapatkan dari laman pribadi Presiden SBY itu, yakni Sahi7879.earth.orderbox-dns.com, Sahi7876.mars.orderbox-dns.com, Sahi7879.venus.orderbox-dns.com, dan Sahi7876.mercuri.orderbox-dns.com.

Wildan lantas mengubah keempat data tersebut menjadi id1.jatirejanetwork.com dan id2.jatirejanetwork.com. Selanjutnya pada pukul 22.45 WIB, Wildan menggunakan akun tersebut (lewat WHM jatirejanetwork), sehingga dapat membuat akun domain www.presidensby.info dan menempatkan sebuah file HTML Jember Hacker Team pada server www.jaterjahost.com. "Sehingga ketika pemilik user interne tidak dapat mengakses laman www.presidensby.info yang sebenarnya, akan tetapi yang terakses adalah tampilan file HTML Jember Hacker Team," ujar Lusiana pula.

Ulah Wildan tercium Tim Subdit IT dan Cybercrime Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Mabes Polri yang mendapat laporan terjadinya gangguan pada laman Presiden SBY. Setelah melakukan penyelidikan, diketahui bahwa aksi illegal DNS redirection dilakukan MJL007 dari warnet yang dijaga Wildan. Akhirnya Wildan ditangkap pada 25 Januari 2013, sekitar pukul 23.00 WIB.

Rabu, 03 April 2013

Sering Nonton Film Porno, 5 Anak SD Cabuli Temannya


Kepolisian Resor Gowa mengamankan lima siswa Sekolah Dasar kelas 6 di Desa Kalibarembeng, Kecamatan Bontonompo, Gowa, Sulawesi Selatan. Mereka adalah MR, RI, RK, AH dan AR. Kelimanya diamankan aparat karena, ya Allah, diduga telah mencabuli ST (12), yang juga sesama teman sekolah mereka.

"Saat ini mereka ditahan di Polres Gowa dan kasusnya ditangani oleh unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) dan didampingi oleh LPA (Lembaga Perlindungan Anak)," kata Kapolres Gowa, Lafri Prasetyono, Rabu, 3 April 2013.

Ia menambahkan, dari hasil penyidikan sementara, peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin 1 April 2013. Saat itu korban bersama kelima temannya baru pulang, sekitar pukul 14.00 WITA. "Mereka kemudian mengajak korban ke sebuah gudang masjid," kata Lafri.

Entah setan mana yang merasuki mereka dan siapa yang memulai dulu, di situlah pencabulan terjadi. Mereka masing-masing berbagi peran, salah satunya ada yang meraba-raba kemaluan korban.

Kasus itu kemudian dilaporkan orang tua korban ke Polsek Bontonompo pada Senin malam. Dan Selasa kemarin, kasus ini diambil alih langsung oleh Polres Gowa.

Menurut Lafri, dari hasil penyelidikan sementara, kelima siswa SD tersebut mengaku terdorong melakukan aksi bejat itu karena mereka selama ini sering menonton film porno.

Jumat, 08 Maret 2013

Alasan Malaysia Takut ke Mahkamah Internasional

Melalui Mahkamah Internasional atau International Court of Justice (ICJ), Malaysia berhasil merebut dua pulau, Sipadan dan Ligitan dari tangan Indonesia. Pada 17 Desember 2002, 16 dari 17 hakim menyatakan RI kalah. Sengketa yang melibatkan urat syaraf dua negeri berjiran sejak 1997 itu akhirnya berakhir.

Kala itu Malaysia menang berdasarkan pertimbangan efektivitas, bukan historis. Pemerintah Inggris --yang pernah menjajah Malaysia -- telah melakukan tindakan administratif secara nyata berupa penerbitan peraturan perlindungan satwa burung, pungutan pajak terhadap pengumpulan telur penyu sejak 1930 dan operasi mercu suar sejak 1960-an.

Kini sengketa kembali terjadi. Sejumlah orang yang mengaku ahli waris Kesultanan Sulu mengklaim wilayah Sabah adalah wilayah kekuasaannya. Mereka mengirim lebih dari 200 orang yang dipimpin Raja Muda Agbimuddin Kiram dan menduduki Kampung Tanduo di Lahad Datu.

Pihak Malaysia menganggap aksi itu sebagai usaha merongrong kedaulatan negara. Militer Malaysia -- kesatuan udara, darat, laut, ditambah kepolisian -- dikirim ke Lahad Datu untuk membombardir para loyalis Sultan Sulu.

Seorang kolumnis Filipina Neal H. Cruz mengatakan, bukti bahwa Sabah "jelas" milik Kesultanan Sulu membuat Malaysia "takut" membawa sengketa itu ke Mahkamah Internasional.

Seperti dimuat situs media Malaysia, The Malaysian Insider, Jumat (8/3/2013), Cruz mengatakan, seharusnya baik pihak Malaysia maupun Filipina "membujuk" para loyalis Sulu keluar dari Sabah. "Lalu memulai negosiasi atau memperkarakan kasus ini ke Mahkamah Internasional," tulis dia.

Namun, apa yang dilakukan Malaysia mempertontonkan bahwa negeri jiran takut mengambil dua opsi itu. "Mengapa Malaysia takut untuk melakukan kedua hal itu? Karena secara historis dan bukti dokumen jelas membuktikan Sabah adalah milik Kesultanan Sulu," tulis Cruz.

Padahal, Cruz mengklaim, Sabah "tak penting" bagi Malaysia. Pemerintahan Federal di Semenanjung Malaysia telah lama mengabaikan wilayah kaya sumberdaya itu.

"Namun Sabah sangat penting bagi rakyat Sulu di Filipina, yang dekat dengan Sabah." Cruz menambahkan, PBB harus turun tangan sebelum lebih banyak orang meninggal dalam bentrokan di Sabah.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, meminta kedua pihak agar menghentikan ketegangan dan memulai dialog perdamaian. "Sekjen PBB terus memantau perkembangan konflik ini. Ia meminta agar konflik dihentikan dan berdialog secara damai," kata juru bicara Ban, seperti dilansir situs resmi PBB, Kamis (7/3/2013).

Malaysia: Sabah Sah Milik Kami

Di sisi lain, sejarawan Malaysia, Tan Sri Khoo Kay Kim, menegaskan, jika masalah ini sampai dibawa ke pengadilan internasional, Malaysia jelas bakal menang. Ia bahkan berani bertaruh.

"Bila masalah ini dibawa ke pengadilan internasional, Malaysia punya peluang besar untuk memenangkannya. Sebab Sabah sudah lama menjadi bagian negara kami," cetus dia seperti dilansir The Star, Rabu (6/3/2013).

Profesor Emeritus itu berdalih, meskipun sebenarnya wilayah Tanduo merupakan bagian dari Kesultanan Sulu, tapi wilayah tersebut kemudian diambil alih oleh British North Borneo Company di bawah kekuasaan Kerajaan Inggris -- yang kemudian dikenal sebagai Sabah pada 1882.

Menteri Informasi, Komunikasi, dan Kebudayaan Datuk Seri Dr Rais Yatim juga mengatakan, berdasarkan hukum internasional, wilayah Sabah adalah milik Malaysia, tidak bisa diklaim oleh pihak manapun.

"Berdasarkan catatan Cobbold Commission 1963, mayoritas penduduk Sabah mengakui wilayah mereka bagian dari Federasi Malaysia," kata Rais di Distrik Jelebu, Malaysia.